Cara Cek Garansi Xiaomi dan Penyebab Garansi Hangus

Xiaomi adalah salah satu merek smartphone ternama yang banyak sekali peminatnya. Jika Anda merupakan pengguna Xiaomi maka penting untuk mengetahui cara cek garansi Xiaomi. Jadi, Anda bisa mengajukan klaim jika terjadi kerusakan.

Klaim garansi Xiaomi bisa diajukan setelah anda mengetahui cara cek garansi Xiaomi. Jika terjadi kerusakan pada smartphone Xiaomi tanpa disengaja, Anda bisa mendapatkan service gratis atau bahkan produk pengganti dengan tipe yang sama.

Selain itu terkadang juga ada bagian atau komponen smartphone yang mengalami kerusakan dari distributor sehingga Anda perlu mengklaimnya. Bagi Anda yang belum mengetahui bagaimana caranya mengecek garansi Xiaomi simak penjelasan di bawah ini.

2 Cara Cek Garansi Xiaomi

Tidak semua produk Xiaomi memberikan garansi resmi. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara cek garansi Xiaomi. Setidaknya ada 3 cara yang bisa Anda lakukan yaitu:

1. Cek Garansi Xiaomi Lewat Dusbook

Cara cek garansi Xiaomi yang pertama yaitu melalui dusbook. Anda bisa mengetahui apakah produk Xiaomi yang anda miliki terdapat garansi resminya atau tidak.

Jika dalam kotak atau dusbook dari smartphone Xiaomi teladan beli terdapat stiker TAM, artinya produk tersebut adalah produk resmi dan memiliki garansi. Sedangkan jika stiker ini tidak ada artinya smartphone Anda tidak bergaransi.

Jika smartphone Xiaomi yang Anda miliki justru bertuliskan made in China, artinya produk tersebut diimpor langsung dari China sehingga tidak bergaransi resmi. Cara ini memang sangat mudah, tetapi akan jadi masalah jika Anda membeli produk tanpa dus.

2. Cek Garansi Xiaomi Lewat Situs Web Mi Registration

Bagi Anda yang tidak bisa cek garansi Xiaomi dengan mengeceknya dari Dusbook, maka Anda bisa mengecek dari situs web buy.mi.com/id/registration. Setelah masuk ke situs web tersebut Anda bisa langsung memasukkan nomor IMEI ponsel Anda.

Kemudian lihat apakah situs web tersebut menunjukan nama distributor Indonesia. Jika situs web menunjukkan nama nama distributor Indonesia artinya smartphone Xiaomi Anda memiliki garansi distributor.

Sementara itu jika situs web menampilkan nama distributor dengan tulisan China berarti ponsel Anda hanya memiliki garansi distributor dari China. Anda bisa mengklaim garansi yang disediakan oleh distributor Indonesia.

Bagaimana Cara Cek IMEI untuk Mengetahui Garansi?

IMEI merupakan nomor yang menjadi identitas smartphone. Tak hanya itu ternyata ini juga bisa digunakan untuk melihat apakah smartphone Xiaomi yang Anda gunakan memiliki garansi atau tidak.

Lalu, bagaimana cara melihat IMEI? Caranya sangat mudah yaitu Anda hanya perlu mengetik *#06# pada smartphone. Setelah itu, smartphone Xiaomi Anda akan menunjukan nomor IMEI.

Setiap smartphone tentunya memiliki nomor IMEI yang berbeda. Setelah mengetahuinya,  Anda bisa memasukan nomor IMEI Xiaomi ke situs web imei.kemenperin.go.id. Jika nomor tersebut resmi, maka situs web akan menunjukan bahwa IMEI telah terdaftar.

Apa yang Menyebabkan Garansi Xiaomi Tidak Bisa Diklaim?

Mengetahui cara cek garansi Xiaomi sepertinya tidak cukup banyak yang berniat ingin segera mengajukan klaim garansi. Anda juga perlu mengetahui bahwa garansi mungkin saja tidak bisa diklaim. Berikut beberapa penyebabnya:

1. Nomor IMEI Sudah Hilang

Hal paling utama yang dilihat Xiaomi terhadap customer yang mengajukan klaim garansi yaitu melihat nomor IMEI. Ketika nomor IMEI dari smartphone Xiaomi sudah hilang, maka kemungkinan customer tidak bisa mengklaim garansi.

2. Rusak Karena Sengaja Dibongkar

Yang lainnya yang bisa menyebabkan customer tidak berhak mengajukan klaim garansi Xiaomi yaitu karena smartphone sengaja dibongkar. Smartphone Xiaomi yang mengalami kerusakan karena dibongkar paksa oleh pemiliknya tidak akan mendapatkan garansi.

Sebab kerusakan tersebut terjadi karena kesadaran customer sehingga Xiaomi tidak bisa menjamin perbaikan dari smartphone tersebut. Apalagi jika komponen atau aksesori Xiaomi juga ikut hilang saat dibongkar.

3. Kartu Garansi Hilang

Smartphone Xiaomi yang diberi dari toko resmi akan mendapatkan kartu garansi untuk mengajukan klaim. Sebagian toko dan distributor tidak akan menerima klaim garansi jika kartu garansi Xiaomi hilang.

Oleh karena itu Anda harus menjaga kartu garansi agar tidak hilang. Simpanlah kartu garansi di dalam dus Xiaomi agar mudah ditemukan. Bawa kartu garansi ketika Anda ingin mengajukan klaim.

4. Masa Garansi Sudah Berakhir

Anda harus memperhatikan masa garansi Xiaomi sebelum mengajukan klaim. Pada umumnya masa garansi akan dituliskan pada kartu garansi. Anda tidak akan mendapatkan garansi jika masa berlakunya sudah habis.

Jadi, sebaiknya perhatikan baik-baik masa berlaku garansi Xiaomi. Adapun, pada umumnya Xiaomi memberikan garansi 1 tahun setelah pembelian produk.

5. Sudah Pernah Diservis di Tempat Lain

Xiaomi tidak akan menerima klaim garansi jika smartphone sudah pernah diservis di tempat selain toko atau distributor resmi Xiaomi. Oleh karena itu, jika ada kerusakan Anda harus memperbaikinya di tempat servis resmi yang direkomendasikan oleh Xiaomi.

Demikian informasi mengenai cara cek garansi Xiaomi serta 5 hal yang bisa membuat garansi tidak berlaku. Jangan baikan kelima hal tersebut jika Anda tak ingin garansi Xiaomi hangus.